Pemberitaan terkini seputar kebijakan pemerintah, kemajuan pembangunan daerah, ekonomi maritim, dan dinamika sosial kemasyarakatan Kabupaten Bulukumba.
Puluhan Kepala Daerah se Indonesia menghadiri penandatanganan Komitmen Pembangunan Mal Pelayanan Publik. Dari Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali hadir bersama kepala daerah dari Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Selayar.rnrnPenandatanganan komitmen ini dilakukan bersama Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, yang disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2020.rnrnMenteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan, antusiasme tinggi membangun MPP menunjukan niat usaha yang baik dari pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Hadirnya MPP diharapkan mampu membentuk ASN modern dan memiliki pola pikir untuk bekerja profesional.
Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Wirajaya di Makassar kembali memberikan bantuan program di Kabupaten Bulukumba. Kali ini BRSPDF Wirajaya akan memberikan bantuan usaha ekonomi produktif kepada 44 warga penyandang disabilitas fisik yang ada di Kabupaten Bulukumba melalui Program Kemandirian Penyandang Disabilitas Fisik Berbasi Keluarga, Masyarakat dan Institusi. Tidak hanya bantuan diberikan kepada 44 warga disabilitas tersebut, namun juga akan diberikan pelatihan usaha.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba, akhirnya membatalkan atau menunda penerimaan kapal pesiar Coral Adventurer Cruisse untuk berlabuh di Kelurahan Tanah Beru, Kecamatan Bontobahari.rnrnRencana kedatangan kapal pesiar itu di Butta Panrita Lopi akhirnya ditunda setelah dilakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait di Kantor Bupati Bulukumba, Senin 9 Maret yang dipimpin Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.rnrnKapal pesiar yang sedianya berlabuh pada hari Rabu 11 Maret mendatang itu akhirnya melanjutkan perjalanannya ke destinasi berikutnya.
Bulukumba-, Merebaknya wabah penyakit Corona dengan cepat di sejumlah Negara saat ini membuat semua pihak melakukan antisipasi, termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Bulukumba,- Seorang perempuan sebut saja namanya Mawar, datang memeriksakan dirinya di Puskesmas Herlang. Ia mengaku kepada dokter yang memeriksanya bahwa ia seminggu lalu melakukan perjalanan dari China. Setelah sang dokter bertanya dan memeriksa kondisi tubuh perempuan tersebut, dokter memberikan penjelasan bahwa gejala yang diidap oleh Mawar harus diperiksakan lebih lanjut karena terindikasi terkena virus Corona.rnrnSang dokter pun memanggil tim Surveilans Puskesmas untuk segera menghubungi posko Publik Safety Center (PSC) Bulukumba untuk menjemput pasien Mawar. Beberapa menit kemudian ambulans PSC datang menjemput. Dua petugas medis yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) turun dari ambulans melakukan evakuasi terhadap pasien untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit.rnrnNarasi di atas adalah gambaran proses simulasi alur penanganan jika menemukan pasien yang diduga terjangkit virus Corona. Simulasi dilaksanakan oleh jajaran Dinas Kesehatan Bulukumba di posko PSC Bulukumba, Rabu 4 Maret 2020.
Bulukumba-, Desa Bira Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba akan segera menjadi percontohan nasional Desa Wisata Ramah Anak, Bebas Eksploitasi dan Bebas Pekerja Anak.rnHal tersebut di kemukakan oleh Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Ekspolitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Valentina Ginting saat memimpin rapat koordinasi dalam rangka penyusunan rencana aksi lintas instansi di ruang rapat Badan Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin 2/2 kemarin, dihadiri pejabat terkait Pemkab Bulukumba diantaranya Kadis PPPA, Kadis Pariwisata, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, instansi vertikal dari Kemenag, serta dari lembaga swadaya diantaranya Ira Malik Institute Community Justice Ira, Ema Husain dari Australia-Indonesia Partnership Justice, serta Dessy Susanti dari Unicef Makassar.
Bulukumba,- Jusman dengan suara lantang membacakan pernyataan Deklarasi Damai Siap Kalah Siap Menang. Sebanyak 5 butir pernyataan deklarasi yang diucapkan oleh Usman ikut diucapkan secara bersama-sama oleh para calon kepala desa lainnya yang menjadi peserta Apel Deklarasi Damai Siap Kalah dan Siap Menang, di Lapangan Pemuda Bulukumba, Selasa 3 Maret 2020.
Bulukmba-, Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba menggandeng dengan United States Agency for International Development (USAID) dalam rangka meningkatkan partisipasi pemerintah Kecamatan, Desa, Puskesmas, Tokoh masyarakat dan keluarga dalam pembentukan dan sosialisasi “Desa Siaga Darah” untuk mencegah jumlah kematian ibu akibat perdarahan atau kurangnya stok darah saat mereka membutuhkan.
Bulukumba-, Tak hanya di Jakarta dan Makassar ada car free day, Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga pun mulai memberlakukan sehari tanpa kendaraan di jalur khusus ibukota Bulukumba.
Satlantas Polres Bulukumba bersama Komunitas Sabtu Keren mengisi konten Car Free Day (CFD) dengan tema "Jalan Meki Dulu" di Lapangan Pemuda, Minggu, 1 Maret. CFD diisi dengan kegiatan senam bersama dan lomba mewarnai.
Yogyakarta,- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) melakukan penilaian terhadap Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Melalui Hasil Evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang dikemas dalam SAKIP Award 2019, Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Bulukumba, di Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin 24 Februari 2020.
Sebanyak 104 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Bulukumpa menginisiasi terbentuknya Forum Komunikasi BPD. Pembentukan forum yang diselenggarakan di Gedung Masagena Tanete dirangkaikan dengan dialog yang menghadirkan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Sabtu 22 Februari 2020.rnrnKetua Panitia Pelaksana, Asdar dalam laporannya menyampaikan, pembentukan Forum Komunikasi BPD maksudkan sebagai wadah silaturrahim lintas desa, juga sebagai forum dalam meningkatkan pemahaman tentang tugas dan fungsi BPD, sehingga BPD menjadi mitra yang baik dengan para kepala desa.
Menemukan ketidaksesuaian pelayanan publik? Sampaikan secara aman, rahasia, dan langsung ditindaklanjuti.
Kirim Laporan